Jadi Rekan Satu Tim, Vinales Pastikan Tidak Akan Meladeni Permainan Psikologi Rossi

0

Pembalap Yamaha Movistar Valentino Rossi saat ini adalah pembalap yang terkenal akan duel-duel head to head bersama pembalap lainnya. Selain itu, pembalap Italia tersebut juga ahli dalam melakukan perang mental atau yang sering disebut dengan ‘psywar’. Sebut saja lawan–lawannya seperti  Max Biaggi, Sete Gibernau, Cassey Stoner, Jorge Lorenzo, hingga yang terakhir Marc Marquez pernah merasakan kehebatan dari sang legenda.

Musim depan ia akan bertandem kembali dengan pembalap muda, cepat dan berbakat yakni Maverick Vinales. Pembalap Spanyol tersebut diyakini oleh banyak pihak akan menjadi lawan tersulit sekaligus penjegal Valentino Rossi merengkuh gelar kesepuluhnya selama berkarir. Mungkinkah Rossi akan kembali melancarkan psywar kepada juniornya tersebut di Yamaha ?

Kepada speedweek, pembalap berjuluk Top Gun tersebut menjelaskan bahwa dirinya berbeda dengan pembalap–pembalap yang pernah bersitegang dengan Rossi. Dia lebih memilih untuk fokus mengerahkan 100% kemampuannya dan memberikan hasil terbaik di akhir pekan daripada harus meladeni omongan dari seniornya nanti jika hal itu terjadi.

“Kata–kata darinya tidak akan mempan kepadaku karena aku adalah tipe pembalap yang mengutamakan profesionalitas dalam bekerja. Aku akan mencoba memberikan hasil yang terbaik di setiap Minggunya. Hasil tersebutlah yang akan berbicara dengan sendirinya.” ucap Vinales.

“Aku tidak pernah berpikir untuk membenci perkataan seseorang entah saat jumpa pers atau sejenisnya. Semua pembalap disini ingin menang, itu adalah bagian dari permainan. Sejauh ini hubunganku dengan rekan satu tim dimanapun aku berada baik–baik saja. Aku lebih senang membuktikannya diatas lintasan daripada harus beradu argumen.”

Musim 2016 adalah prestasi terbaik dari seorang Vinales dengan bercokol di posisi keempat akhir klasemen MotoGP. Pembalap Spanyol tersebut kemudian memilih untuk hengkang dari Suzuki dan menerima pinangan Yamaha.

“Alasanku memilih Yamaha karena tim tersebut memiliki sejarah yang panjang dan hebat. Pengalaman mereka dengan menjadi tim juara sudah tidak perlu diragukan kembali. Aku mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar–besarnya kepada Suzuki karena bagaimanapun juga mereka sangat berjasa dalam karirku. Namun aku memiliki keinginan untuk menjadi juara dunia di musim depan.” tutupnya.

About Author

Selain di menulis Gomotogp.id juga bekerja disalah satu perusahaan swasta.