News

Usaha Keras Danilo Petrucci Terbuang Sia-Sia Akibat Senggolan Marquez

Usaha Keras Danilo Petrucci Terbuang Sia-Sia Akibat Senggolan Marquez

Balapan MotoGP Mugello, Italia memang telah usai digelar. Namun tidak bagi Danilo Petrucci yang mengaku masih kecewa dengan hasil akhir lomba dimana ia hanya mampu finish di urutan ketujuh. Punggawa tim satelit Ducati itupun lantas menyalahkan manuver agresif yang ditunjukkan oleh Marc Marquez.

Start dari urutan kelima bukan jaminan bagi Petrucci bisa meraih hasil yang oke. Untuk itulah rider bertubuh besar tersebut memilih strategi menghemat ban pada paruh pertama balapan dan baru melakukan serangan di akhir lomba.

Namun Petrucci harus mengubur siasat tersebut lantaran dirinya melebar di tikungan kedua akibat senggolan dari sang juara bertahan. Buntutnya, Petrucci pun kehilangan banyak waktu dan harus mendorong tunggangannya demi mengejar ketertinggalan.

“Saya kehilangan enam atau tujuh posisi akibat manuver tersebut dan mungkin berada di posisi kesembilan pada putaran awal lomba. Kemudian saya mulai mengejar pembalap di depan dan menyalip Crutchlow, Iannone, Rossi, serta Rins.” ujar Petrucci mengutip laman Crash.net

Petrucci pun sempat bertarung dengan pembalap-pembalap tersebut sehingga jalannya balapan menjadi mendebarkan. Namun jelang berakhirnya lomba rider berjuluk Petrux tersebut gagal mempertahankan laju kencangnya.

Kehilangan keseimbangan motor serta konsumsi bahan bakar yang boros menjadi pelengkap kegagalan Petrucci untuk unjuk gigi di hadapan pendukungnya. Maklum saja, musim lalu ia mendapatkan hasil yang gemilang usai finish di podium ketiga.

“Mendorong keras semenjak awal bukanlah strategi kami. Rencananya saya ingin tetap bertahan pada paruh awal lomba agar bisa menghemat ban namun sayangnya gagal. Setengah dari hasil lomba hancur di lap pertama.”

“Ketika anda berada di urutan ketiga pada tikungan pertama dan selanjutnya kesepuluh, maka semua pekerjaan yang anda lakukan di kualifikasi terbuang sia-sia.” tandas pembalap yang digadang-gadang menggantikan kursi Lorenzo di Ducati.

About the author

Budi Kurniawan

Selain di menulis Gomotogp.id juga bekerja disalah satu perusahaan swasta.