Tikungan Kontroversial Sirkuit Catalunya Bakal Kembali Digunakan Mulai Musim Depan

0

Dua pembalap papan atas di kelas MotoGP, Maverick Vinales dan Jorge Lorenzo turut menyambut positif kabar mengenai kembalinya layout tikungan ke-12 di sirkuit Catalunya pada musim depan. Sesuai dengan hasil rapat yang dilakukan oleh Federasi Balap Motor Internasional beserta pihak Komisi Keamanan di Aragon, bahwasanya tikungan kontroversial tersebut bakal digunakan untuk seterusnya.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, pasca tragedi mengenaskan yang membuat pembalap Moto2 yaitu Luis Salom meninggal pada musim 2016 lalu maka saat itu juga Race Direction memutuskan untuk menggunakan layout F1. Bahkan penggunaan layout tersebut diteruskan pada kompetisi musim selanjutnya.

Namun setelah masa ujicoba dua tahun, banyak pembalap yang mengeluhkan layout tikungan pengganti tersebut. Tidak hanya itu saja, beberapa pembalap juga kerap bingung ketika hendak melakukan manuver. Sebut saja rider seperti Jack Miller yang berulang kali keliru ketika melibas tikungan tersebut hingga pada akhirnya Race Direction menghadiahkan bendera hitam pada dirinya.

“Para pembalap menanggapi keputusan tersebut dengan baik terutama dua tikungan terakhir. Kami tentunya ingin menggunakan layout asli (lama), jadi itulah yang akan terjadi di musim depan. Area baru akan jauh lebih aman dan nyaman ketimbang sebelumnya.” ucap Jorge Lorenzo.

Dilansir dari Motorsport.com, kembalinya layout tikungan ke-12 tersebut tentunya dengan beberapa perubahan yang menyertainya. Salah satunya adalah perluasan area run-off yang sudah sekian lama menjadi perhatian para pembalap. Nantinya pekerjaan tersebut akan dimulai pada akhir bulan Desember 2017 dan diprediksi selesai awal Februari 2018.

“Pihak Komisi Keamanan telah melakukan pekerjaan yang begitu luar biasa dan respon mengenai kabar tersebut sangatlah positif.” ujar Maverick Vinales.

About Author

Tertarik dan menekuni dunia web sejak 6 tahun lalu, selain menulis ia bertanggung jawab penuh dengan teknis website Gomotogp.id.