Tidak Merasa Lakukan Jump Start, Rider Tim Suzuki Kritik Keputusan Race Direction

0

Pembalap tim Suzuki Ecstar yakni Andrea Iannone mengaku merasa aneh dengan keputusan race direction yang memberikannya hadiah pinalti berupa ride through pasca melakukan jump start.

Ditambah lagi kejadian senggolannya dengan rider Ducati, Jorge Lorenzo hingga mengakibatkan Lorenzo gagal melanjutkan balapan. Atas keputusan tersebut, pupus harapan bagi pembalap berjuluk The Maniac untuk bersaing dan membawa beberapa poin.

Andrea Iannone pun harus tercecer di urutan belakang dan finish di posisi ke-16. Hasil tersebut membuat mantan rider Ducati tersebut harus berada di posisi ke-22 dengan nol poin. Sebelumnya Iannone juga gagal mendulang poin lantaran terjatuh saat tengah bersaing di posisi kedua dengan Marc Marquez pada balapan pembuka MotoGP di sirkuit Losail, Qatar.

“Itu merupakan keputusan yang sangat keras untukku. Saat itu aku hanya memasukkan gigi saja dan mereka langsung memberikan hukuman kepadaku. Pada balapan musim sebelumnya tidak mungkin untuk bergerak di grid, namun peraturan telah berubah dan kamu bisa bergerak selama itu tidak memberikan keuntungan pada dirimu.” ungkap Iannone melalui media Crash.

“Dan ditambah dengan hantaman dari Lorenzo yang membuatku sedikit oleng, beruntung aku tidak ikut terjatuh. Sungguh ajaib aku tidak ikut terlempar keluar lintasan.” imbuhnya. Iannone pun melontarkan pendapatnya mengenai keputusan dari race direction yang menurutnya tanpa melakukan evaluasi terlebih dahulu.

“Pendapatku, race direction harusnya bisa melakukan sedikit evaluasi terhadap suatu kejadian dan tidak langsung menjatuhkan hukuman. Sebelum tersenggol oleh Lorenzo aku merasa memiliki kecepatan yang bagus, namun semuanya sirna karena pinalty tersebut.” keluh Iannone.

About Author

Selain di menulis Gomotogp.id juga bekerja disalah satu perusahaan swasta.