Taktik Suzuki Demi Rusak Hegemoni Juara Yamaha Dan Honda

0

Musim ini adalah babak baru bagi tim Suzuki Ecstar untuk mengarungi kompetisi bersama kedua pembalap mereka, Andrea Iannone serta Alex Rins. Sebagai tim yang baru saja comeback ke MotoGP, Suzuki dinilai mempunyai kemampuan untuk merusak hegemoni dari tim langganan juara seperti Yamaha serta Honda.

Hanya dalam waktu dua musim, tim Hamamatsu tersebut mampu menjelma menjadi tim besar kembali. Hal itu terlihat dari pencapaian mantan pembalapnya yakni Maverick Vinales kala mampu meraih podium pertama di GP Silverstone. Lantas, bagaimana bisa tim sekelas Suzuki yang notabene memiliki sumber daya ekonomi lebih rendah dibanding Yamaha serta Honda mampu bersaing dengan cepat ?

“Ini adalah tantangan bagi kami untuk bekerja lebih keras. Anda harus lebih kreatif untuk menjadi kompetitif. Tidak hanya menuntut pembalapnya saja untuk berpikir cerdas, namun tim-tim di dalam organisasi juga harus seperti itu.” ujar Brivio.

“Di awal debut, kami hanya sedikit melakukan re-organisasi ulang di dalam tubuh Suzuki. Para insinyur yang sama namun tugas mereka sedikit berbeda dan semuanya bekerja untuk mendengarkan apa umpan balik dari pembalap.”

“Tim kami juga masih kalah jauh bila dibandingkan dengan tim lainnya yang memiliki sponsor besar. Namun kami memiliki sesuatu yang berharga yakni para insinyur dan mekanik yang cerdas. Ini adalah taktik kami untuk menghadapi persaingan dengan tim besar.” pungkas mantan manajer Yamaha tersebut.

About Author

Tertarik dan menekuni dunia web sejak 6 tahun lalu, selain menulis ia bertanggung jawab penuh dengan teknis website Gomotogp.id.