Sosok Wanita Cantik Yang Turut Berjasa Di Karir Maverick Vinales

0

Semenjak menunjukkan penampilan menakjubkan pada sesi tes pramusim dengan kerap menjadi pemimpin lomba, Maverick Vinales langsung menjadi pembalap yang pantas untuk diperhitungkan sebagai favorit gelar juara dunia. Namun siapa yang menyangka bila ada sosok wanita cantik yang sangat berjasa pada awal karirnya di ajang MotoGP. Siapakah dia?

Ya, wanita tersebut adalah Paris Hilton. Setelah menjajaki kejuaraan nasional junior 125cc dan meraih gelar juara dunia di ajang CEV 125cc Eropa tahun 2010, Vinales mulai membuat langkah di tingkat dunia.

Tim Pev-Blusens-SMX yang juga disponsori oleh sosialita Amerika Serikat yakni Paris Hilton, memberikan kepercayaan kepada dirinya. Vinales pun mampu membayarnya dengan menjadi Rookie of The Year setelah menduduki peringkat ketiga di usianya yang baru menginjak 16 tahun.

Gelar pertamanya di kelas Moto3 baru bisa diperoleh pada tahun 2013 bersama tim Calvo KTM . Berkat konsistensinya selalu meraih podium dalam 10 balapan, gelar juara dunia yang telah ditunggu selama tiga tahun akhirnya mampu ia rengkuh.

Vinales - Hilton

Setahun berikutnya, pembalap berjuluk Top Gun tersebut berkelana ke kelas Moto2, bergabung dengan tim Pons Racing. Bersaing dengan mendiang Luis Salom, Vinales berhasil menduduki peringkat ketiga di akhir klasemen sekaligus kembali menyabet gelar Rookie of The Year untuk kedua kalinya.

Hal tersebutlah yang menjadikan alasan manajer tim Suzuki Ecstar yaitu Davide Brivio menariknya untuk bertarung di kelas para raja, bertandem dengan Aleix Espargaro.

Bersamaan dengan debut comeback tim Suzuki, di akhir klasemen Vinales berada di urutan ke-12 dan lagi-lagi menyandang gelar Rookie of The Year di usia 20 tahun. Setahun kemudian, berkat satu kemenangan dan 3 podiumnya mampu mengantarkan nama Suzuki bertengger di urutan keempat akhir klasemen.

Semakin matangnya karir Maverick Vinales di ajang MotoGP juga membuat para tim pabrikan besar ingin menggunakan jasanya. Keputusan Jorge Lorenzo yang memilih hengkang dari Tim Movistar Yamaha, membuat tim berlogo garpu tala tersebut menjadi garda terdepan untuk mendapatkan tanda tangan kontrak dari Vinales.

Perjudian tim Yamaha berbuah manis setelah pembalap anyarnya tersebut mampu menduduki podium tertinggi pada balapan malam hari yakni grand prix Losail, Qatar.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di GoMotoGP, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.