Massimo: Agar Bisa Juara di MotoGP 2017, Rossi Harus Belajar Dari Musim Lalu

0

Manajer Yamaha Movistar yakni Massimo Meregalli yakin jika Valentino Rossi mampu memenangkan gelar di musim 2016 andai saja pembalapnya tersebut tidak banyak melakukan kesalahan.

Ia juga menyebutkan bahwa Valentino Rossi sebenarnya memiliki kecepatan untuk bertarung namun sering bertaruh terlalu banyak dalam setiap serinya sehingga hal tersebutlah yang membuat pemilik nomor 46 tersebut sering jatuh.

Untuk ketiga kalinya Valentino Rossi meraih posisi runner up semenjak memutuskan kembali ke garasi Yamaha pada tahun 2013 silam. Bahkan di musim 2015 harus kalah dari mantan rekan setimnya, Jorge Lorenzo dalam perburuan gelar juara dunia.

Musim 2016 pembalap berjuluk The Doctor tersebut bahkan hanya meraih dua podium kemenangan saja. Berbeda dari musim sebelumnya dimana ia rajin masuk podium. Menurut Massimo, kesialan yang dialami oleh Valentino di sirkuit Austin dan Mugello membuatnya harus berpikir untuk finish di depan Marc Marquez hingga mendorong motor melebihi batas.

“Semenjak kegagalan mesin di Mugello, Valentino Rossi harus bekerja extra demi menutup defisit poin dari Marc Marquez. Sebelumnya ia terjatuh di Texas dan bertaruh terlalu banyak di Assen karena ia berada dalam situasi yang sulit.” kata Massimo dikutip dari speedweek.

“Ia banyak mendorong motor terlalu keras. Menurutku pada MotoGP 2016 lalu tim kami memiliki kecepatan untuk bersaing di barisan depan. Valentino perlu memperbaiki kesalahan tersebut jika ingin kembali dalam perebutan gelar di musim depan.” tandasnya.

About Author

Tertarik dan menekuni dunia web sejak 6 tahun lalu, selain menulis ia bertanggung jawab penuh dengan teknis website Gomotogp.id.