Relasi Rossi dan Lorenzo Kini Hanya Sebatas Rekan Lama Saja

0

Rekan satu tim adalah sebutan yang salah apabila disematkan diantara dua nama besar pembalap seperti Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Mereka bukan teman yang saling membantu bahkan saling sikut menyikut di lintasan.

Selama tujuh dari sembilan tahun Lorenzo harus bersanding dan bersaing dengan nama besar Valentino Rossi. Hampir setiap saat ketegangan selalu ada diantara mereka berdua.

Persaingan kedua pembalap tersebut mengingatkan kita dengan apa yang dulu pernah terjadi antara Doohan serta Criville di era 90an yang juga sama–sama menjadi pembalap Honda. Doohan yang berstatus sebagai langganan pembalap juara selalu ditempel ketat oleh Criville hingga dirinya harus pensiun di musim 1999 akibat kecelakaan parah.

Rivalitas antara Rossi–Lorenzo sendiri terjadi sejak awal musim 2008 yang lalu. Rossi langsung meminta adanya penyekat pada garasi Yamaha, sesuatu yang sebulamnya belum pernah terjadi. Ia menyadari bahwa Lorenzo berbeda dengan rekan setim sebelumnya seperti Tohru Ukawa, Nicky Hayden, Carlos Checa, atau Collin Edwards.

Pada tahun 2008 dan 2009 Rossi masih unggul dengan meraih dua kali gelar juara MotoGP. Namun pada tahun 2010 Lorenzo mampu menggantikan Rossi di Yamaha dengan meraih gelar yang sama. Rossi pun akhirnya dikontrak oleh Ducati selama dua musim sebelum akhirnya kembali lagi ke Yamaha pada tahun 2013.

Setelah 9 tahun bersama, keduanya pun berpisah kembali dan akan membela tim masing–masing. Dalam wawancaranya bersama speedweek Lorenzo menjelaskan hubungannya dengan Rossi baik–baik saja dan hanya sebatas rekan sesama pembalap profesional saja.

“Setelah berjuang bersama, kini saya dengan dia (Rossi) hanyalah rekan balap saja dan saling menghormati satu dengan yang lainnya, rekan lama dan tidak lebih. Di musim lalu kami berdua saling belajar dan bersaing hingga tumbuh menjadi kompetitif. Sekarang fokus saya hanya kepada Ducati saja dan meraih kemenangan.” ucap Lorenzo

Sementara itu Valentino Rossi yang di musim depan akan bertandem dengan Maverick Vinales tentu telah banyak mengambil pelajaran bagaimana menghadapi rekan satu tim yang tangguh. Vinales akan menggantikan Lorenzo di kursi Yamaha selama dua musim kedepan.

“Saya berpikir bahwa kami berdua telah banyak belajar.  Dia adalah motivasi dan jawaban mengapa saya masih bisa bersaing di usia seperti ini. Dalam beberapa tahun kami berjuang bersama dan meraih hasil yang bagus untuk tim Yamaha. Kini kita akan memetik apa yang telah kita pelajari dan meraih kemenangan untuk tim masing–masing.” kata Rossi.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.