Podium Perdana Dalam GP Amerika Adalah Langkah Awal Iannone Untuk Lebih Hati-Hati

0

Andrea Iannone memulai dua seri balapan MotoGP 2016 dengan hasil yang mengecewakan. Dua kali berturut-turut Ia terjatuh, bahkan menyebabkan insiden yang membuat rekan setimnya Andrea Dovizioso juga kehilangan poin dalam perhelatan MotoGP Argentina beberapa waktu lalu.

Pasca kejadian tersebut Iannone kemudian rentan mendapatkan kritik dan tekanan dari berbagai pihak. Ia kemudian memiliki motivasi yang besar untuk meraih kemenangan perdananya dalam balapan MotoGP Amerika yang telah berlangsung pekan lalu.

Iannone sukses membuktikannya. Meski harus memulai balapan dari grid ketujuh, namun pembalap Ducati tersebut berhasil memacu motornya dengan ritme yang baik. Iannone finish di urutan ketiga dan sukses mengamankan 16 poin untuk dirinya dan juga tambahan 16 poin untuk Ducati.

Dalam menghadapi race keempat yang akan berlangsung di sirkuit Jerez, Spanyol pada 24 April mendatang Iannone akan lebih konservatif dalam mengendarai motor Desmosedici GP 16 nya. Ia berjanji tidak akan melakukan kesalahan yang serupa terlebih yang berakibat fatal untuk dirinya dan juga untuk tim.

Apalagi Ducati yang diisukan akan menjadikan Jorge Lorenzo sebagai salah satu line up mulai musim depan. Jika itu terjadi maka siapapun diantara Iannone dan Dovizioso harus terpaksa hengkang dari pabrikan tersebut.

Keputusan tim Manager racing Ducati tentu akan mempertimbangkan hasil yang nantinya bakal diraih oleh rider mereka pada musim ini. Dengan demikian, Iannone memiliki tantangan tersendiri jika masih ingin menjadi bagian dari line up pabrikan terkemuka asal Italia tersebut.

About Author

Mahasiswa Akuntansi Universitas Al Azhar Indonesia.