Petrucci Curhat Tentang Penampilannya di Musim 2016

0

Rasa kecewa tampaknya sedang melanda salah satu pembalap Pramac Ducati, Danilo petrucci. Pasalnya musim 2016 ini harus ia lewati dengan banyak cidera, salah satunya adalah cidera tangan yang didapat saat laga ujicoba sirkuit Philip Island musim lalu.

Pembalap berdarah Italia tersebut baru bisa melakukan laga comeback pada seri MotoGP Le Mans Perancis. Di akhir klasemen Petrucci hanya mampu berdiri di posisi 14 dengan raihan total 75 poin.

Dalam balapan basah pun penampilan Petrucci juga tidak semulus dengan apa yang telah ia tunjukkan di musim sebelumnya. Melalui speedweek, pembalap yang berhasil mendapatkan ‘hadiah natal’ motor GP17 untuk musim depan tersebut menumpahkan segala kekecewaannya.

“Ini adalah musim terburuk selama saya berkarir. Di lintasan kering ataupun basah saya tidak mampu untuk tampil maksimal seperti sebelum–sebelumnya. Di Assen saya mampu menggebrak di barisan depan namun motor mengalami masalah, di Jerman lagi–lagi saya harus sial, dan saat seri Malaysia saya kurang percaya diri.” keluh Petrucci.

“Saya juga mengalami cidera tangan saat test pramusim musim lalu di Phillip Island dan harus absen di laga pembuka. Cidera juga menggagalkan kesempatan saya meraih kursi tim pabrikan hingga pada akhirnya mereka mengontak Lorenzo.”

Danilo Petrucci juga sempat bersitegang dengan rekan setimnya sendiri Scott Redding saat melakoni balapan GP Aragon lalu. Keduanya terlibat kontak yang mengakibatkan jatuhnya Redding. Mujur bagi Petrucci karena masih mampu melanjutkan balapan walaupun harus mendapatkan pinalti. Kala itu Redding pun langsung menuduh rekan setimnya tersebut sengaja melakukan hal kotor agar mendapatkan GP17.

About Author

Tertarik dan menekuni dunia web sejak 6 tahun lalu, selain menulis ia bertanggung jawab penuh dengan teknis website Gomotogp.id.