Peran Umbrella Girls Akan Dihilangkan Pada Grand Prix Jerez Spanyol

0

Selain terkenal akan hingar bingar persaingan antara pabrikan produsen sepeda motor bersama pembalapnya, MotoGP juga identik dengan adanya gadis-gadis cantik nan seksi yang selalu menemani rider sebelum dan sesudah balapan yaitu umbrella girl. Namun dalam balapan di Spanyol nanti, penggunaan jasa umbrella girls akan dihilangkan.

Hal tersebut menyusul aksi demo yang dilakukan oleh beberapa pihak tertentu terkait peran lain perempuan dalam dunia olahraga. Dengan dukungan dari grup feminis yang berlokasi di Provinsi Cadiz, organisasi bernama ‘Ganemos Jerez’ tersebut meyakini kompetisi balap motor seperti MotoGP telah menggunakan ataupun mengeksploitasi tubuh perempuan demi kepentingan promosi semata.

Seperti dilaporkan oleh media Spanyol Tuttosport, protes tersebut juga sudah menghasilkan sejumlah keputusan-keputusan yang telah disetujui oleh dewan kota Andalusia. Selanjutnya proposal tersebut akan dikirimkan ke pihak penyelenggara MotoGP, Dorna Sports, agar kedepannya kompetisi tersebut menghormati keputusan yang telah dibuat dengan tidak lagi menjadikan perempuan sebagai objek seksual atau alat untuk periklanan.

“Olahraga kerap kali menggunakan perempuan sebagai sarana kebutuhan promosi maupun menarik perhatian publik. Disisi lain penggunaan pakaian yang sangat minim bisa mengarah pada kepentingan seksual ataupun hal-hal yang lainnya. Langkah kami tegas dalam memerangi kekerasan pada perempuan.” ucap Presiden Ganemos Jerez Kika Gonzalez, seperti dimuat dalam Marca.

Sejarah Umbrella Girls sendiri pada awalnya ditampilkan oleh seorang model asal Jepang Rosa Ogawa di akhir tahun 1960. Kemudian muncul usulan pada saat lomba 24 Hours of Le Mans di tahun 1983 untuk menampilkan sejumlah model pada sebelum balapan dimulai. Sejak saat itu, para model wanita tidak terpisahkan dari event Grand Prix.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di GoMotoGP, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.