Meski Menang di Aragon, Ini Rekor Buruk Yang Ditorehkan Oleh Marc Marquez

0

Kemenangan yang diraih oleh Marc Marquez pada seri ke-14 MotoGP Aragon pekan lalu begitu luar biasa. Pasalnya pembalap tuan rumah tersebut menjalani balapan dari posisi start yang kurang ideal serta bermasalah dengan settingan motor. Ajaibnya, ia bisa menyelesaikan lomba dengan melibas garis finish di posisi pertama.

Berkat kemenangan tersebut, Marquez sukses memperpanjang keunggulan menjadi 16 angka dari pesaing terdekatnya yaitu Andrea Dovizioso yang ada di urutan kedua klasemen. Selain itu pembalap andalan tim Repsol Honda tersebut telah mengoleksi lima kemenangan dengan total 9 kali berdiri di podium.

Sayangnya torehan apik sang juara dunia bertahan sedikit tercoreng dengan aksi atau gaya balap agresif yang cenderung membuatnya terjatuh. Media Spanyol yaitu Marca.com telah merilis data statistik mengenai crash yang dialami oleh pembalap asal Spanyol tersebut di sepanjang musim ini terhitung dari seri Qatar hingga race terakhir di Aragon, Spanyol.

Hasilnya cukup mengejutkan. Marc Marquez menjadi pembalap paling sering terjatuh dengan catatan sebanyak 21 kali atau tiga angka lebih sedikit dari pembalap tim Aprilia, Sam Lowes. Menariknya, sirkuit Catalunya menjadi arena dimana pembalap kelahiran kota Cervera tersebut paling sering jatuh. Tercatat ada lima kali crash yang dialami olehnya mulai dari sesi FP3, FP4, Kualifikasi (2 kali), dan Warm Up.

Akan tetapi Marquez tidak sendirian karena rata-rata di musim ini Honda menjadi pabrikan yang paling sering mengalami crash. Bila digabung dengan seluruh lima pembalap mereka maka total ada 64 kecelakaan. Hasil tersebut memang sedikit lebih kecil bila dibandingkan dengan statistik milik tim Ducati yang mencapai 67 kali kecelakaan.

Bahkan teriakan lantang muncul dari mulut pembalap satelit mereka yaitu Cal Crutchlow yang menyebutkan bahwa motor honda begitu sulit dikendalikan. Hal ini membuat para pembalap Honda mengambil resiko lebih dalam sisi pengereman yang berkontribusi pada banyaknya kecelakaan.

“Itu adalah motor yang sangat tidak stabil, begitu sulit untuk dikendalikan. Motor banyak bergerak kesana kemarin ketika kami sedang berakselerasi. Kami harus mengerem lebih keras untuk menutupi kelemahan tersebut.” ucapnya.

Sementara itu pabrikan Yamaha menjadi tim yang paling sedikit mengalami kecelakaan dengan angka 24 kali melalui empat rider mereka. Hal tersebut mengindikasikan bahwa motor Yamaha menjadi kuda besi paling stabil di lintasan MotoGP.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.