Masuk 10 Besar Saat Race Qatar, Jonas Folger Mengaku Harus Banyak Belajar

0

Banyak pelajaran yang bisa diambil para rookie MotoGP dalam debut pertama mereka saat melakoni race di sirkuit Losail, Qatar. Balapan di kelas premier memang tak segampang yang dibayangkan. Butuh kematangan, kecepatan, kesabaran, bahkan “perjudian”.

Hal itulah yang mungkin menjadi titik fokus para rookie dalam race-race selanjutnya. Jonas Folger sebagai salah satu dari pemula di MotoGP pun mengaku masih harus banyak belajar bagaimana menjaga ritme balap agar tetap konsisten.

Penampilan pembalap tim Monster Yamaha Tech 3, Jonas Folger,memang di luar dugaan dan tidak sesuai ekspektasi. Pasalnya pembalap Jerman tersebut selalu tampil impresif di sesi pramusim dan latihan bebas dengan mendominasi posisi lima besar.

Di sesi kualifikasi Qatar, Folger mendapat tempat start dari posisi delapan. Akan tetapi, saat balapan memasuki lap-lap awal, rider dari tim satelit yamaha tersebut kehilangan kontrol bahkan sempat merosot ke posisi 18.

Meski kemudian Folger sanggup menuntaskan balapan dan masuk 10 besar, namun penampilannya jelas tak sebagus di sesi latihan. Menanggapi hal tersebut, rekan setim Johann Zarco itu berkomentar bahwa dirinya masih merasa sangat gugup saat balapan dimulai.

“Penampilan pembalap kadang memang lebih baik saat uji coba di mana tidak ada tekanan. Kondisi race dengan beberapa kali penundaan ditengah ketidakpastian membuat saya gugup memulai balapan”, ungkap Folger.

About Author

Mahasiswa Akuntansi Universitas Al Azhar Indonesia.