Marc Marquez Mengunci Gelar Juara Dunia MotoGP di Markas Terbesar Honda

0

Benar-benar tak disangka, momentum kemenangan The Baby Alien di atas lintasan Motegi, Jepang bisa membawanya sebagai juara dunia MotoGP 2016 musim ini. Awalnya semua masih serba mungkin. Namun kemungkinan itu perlahan menjadi potensial dan terealisasi pasca insiden yang menimpa dua rival Marquez, yaitu Rossi dan Lorenzo.

Terbayar sudah kerja keras Honda selama ini. Menang dan mengunci gelar di kandang sendiri akan menjadi catatan sejarah yang tak pernah terlupakan.

Balapan masih menyisakan tiga seri lagi. Namun perolehan poin yang sangat tinggi (273 poin, unggul 77 poin dari Valentino Rossi) membuat Marc Marquez mustahil terkejar lagi di tiga seri yang tersisa. Dengan demikian rider Spanyol tersebut telah sah untuk dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP 2016.

Sebuah perjalanan yang berat bagi Marquez selama musim ini. Menghadapi berbagai perubahan dan regulasi baru ditengah tekanan untuk tampil lebih baik dari musim sebelumnya tentu menjadi hal yang sangat sulit.

Akan tetapi, konsistensi dan perhitungan yang matang telah membuat Marquez berubah sepanjang musim 2016. Sebelas kali podium dan lima kali kemenangan menjadi catatan dan bukti konsistensi Marquez di tahun ini.

Puncaknya tercapai pada seri ke-15, di negeri Sakura yang merupakan markas terbesar Honda. Penaklukan Motegi untuk pertama kalinya sepanjang karir Marquez di kelas premier akhirnya berbuah gelar yang didambakan setiap rider.

Tiga kali mengunci gelar di kelas premier serta dua kali di ajang Moto2 dan Moto3 menjadi rekor anyar bagi rider dengan usia 23 tahun tersebut. Yang jelas ini adalah kado terindah Marquez bagi Honda yang telah menjadi keluarganya selama berkarir di MotoGP.

About Author

Mahasiswa Akuntansi Universitas Al Azhar Indonesia.