KTM Dipusingkan Dengan Pemilihan Jenis Mesin

0

Sesi tes bagi para pembalap MotoGP telah usai digelar selama 2 hari di sirkuit Jerez Spanyol. Hanya ada 4 pabrikan yakni Honda, Ducati, Suzuki serta KTM saja yang memilih untuk ambil bagian dalam tes tersebut. Sementara pabrikan Yamaha lebih memilih sirkuit lain yakni di Sepang Malaysia untuk melakukan tes tertutup.

Debut KTM di dalam tes tersebut berjalan cukup bagus walaupun kedua pembalapnya dipusingkan dengan pemilihan mesin jenis Big – Bang atau Screamer.  Berbicara mengenai perbedaan kedua mesin tersebut, Mika Kalio selaku rider tes KTM menjelaskan bahwa kedua jenis tersebut memiliki keuntungan dan kekurangan tersendiri untuk RC16.

Menurutnya untuk mesin jenis Screamer memiliki keuntungan dengan power yang besar dibandingkan dengan mesin Big – Bang. Para pembalap jadi mudah untuk melakukan sliding saat melahap tikungan. Cocok untuk para pembalap seperti Marc Marquez ataupun Cassey Stoner yang terkenal dengan gaya khas mereka saat melewati tikungan.

Namun tentu saja kekurangan untuk mesin tersebut para pembalap dituntut untuk memiliki fisik yang kuat karena harus mengendalikan power motor yang berlebih.

Sementara itu untuk versi Big – Bang sendiri lebih disukai oleh Mika Kalio. Pasalnya untuk balapan di tahun ini para pembalap lebih suka mengandalkan kekuatan bawah motor serta di dukung dengan akselerasi yang mumpuni sehingga grip pada ban tetap terjaga.

Namun jawaban yang berbeda diucapkan oleh Bradley Smith. Dirinya tidak terlalu mempedulikan jika motor menjadi agresif saat menggunakan mesin Screamer. Terlebih lagi jika digunakan di sirkuit cepat tentu saja itu adalah keuntungan bagi dirinya dan tim.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.