Konsumsi Bahan Bakar Yang Tinggi Jadi Kendala Petrucci Pada Race Argentina

0

Danilo Petrucci mengaku terkendala konsumsi bahan bakar yang tinggi pada balapan kemarin di Argentina, yang mengakibatkan ia sulit mengejar pembalap lain di depannya. Petrucci pun harus puas menyentuh garis finish di posisi ketujuh, sekaligus pengobat kekecewaannya pasca gagal melakoni race perdana.

Memulai balapan dari urutan yang cukup bagus yakni di tempat keempat, Petrucci langsung mampu bersaing semenjak lampu hijau dihidupkan dengan Dani Pedrosa dan Johann Zarco.

“Selepas start aku berhasil menempati posisi yang cukup ideal di belakang Valentino. Satu-satunya masalah yang menerpaku adalah cepat terkurasnya bahan bakar pada balapan kemarin sehingga aku harus mengurangi kecepatanku, dan oleh sebab itulah banyak pembalap dengan mudah melewatiku.” ucap Petrucci yang menjadi rider satelit terbaik kedua setelah Alvaro Bautista.

“Tidak hanya masalah bahan bakar saja yang menghambatku, ban bagian belakang mulai kehilangan traksi pada pertengahan perlombaan. Setiap putarannya aku harus kehilangan hampir satu detik. Namun di sisi positifnya adalah bagian pengereman berjalan dengan baik dan aku bisa mengerem dengan sempurna di tikungan kelima.”

Pada race selanjutnya di Austin, Petrucci dan timnya Ducati berharap mampu menemukan solusi terhadap kedua masalah tersebut. Musim lalu ia gagal unjuk gigi lantaran cidera dan posisinya digantikan oleh Michele Pirro.

“Balapan kemarin berjalan dengan baik dan semoga saja kami mampu membawa energi positif tersebut kedalam balapan selanjutnya. Namun kami masih harus mencari solusi agar bisa mengelola daya tahan ban, ditambah pada musim lalu aku gagal mengikuti balapan lantaran cidera.” terang rider Italia tersebut.

About Author

Tertarik dan menekuni dunia web sejak 6 tahun lalu, selain menulis ia bertanggung jawab penuh dengan teknis website Gomotogp.id.