Komisi Grand Prix Keluarkan Regulasi Baru Untuk MotoGP dan Moto3 Musim 2017

0

Komis Grand Prix kembali mengeluarkan beberapa aturan ataupun pembaruan regulasi untuk kelas Moto3 dan MotoGP, setelah mengadakan pertemuan di sirkuit Jerez Spanyol pada tanggal 6 Mei lalu.

Adapun pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah petinggi-petinggi di dunia balap motor, diantaranya Carmelo Ezpelata (CEO Dorna Sports), Paul Duparc (FIM), Herve Poncharal (IRTA), dan juga Takanao Tsubouchi (MSMA)

Selain itu turut pula hadir nama-nama besar lainnya seperti Carlos Ezpelata (Dorna), Mike Trimby (IRTA dan juga sekretaris pertemuan), Vito Ippolito (Presiden FIM), serta Corado Cecchinelli (Direktur Teknologi).

Daftar regulasi yang telah diputuskan oleh pihak komisi Grand Prix:

Regulasi Teknis (Moto3)

  1. Fitur Manajemen Wajib Mesin, penggunaan LSU Bosch 4,9 untuk sensor UEGO U2 wajib dilakukan.
  2. Inspeksi Mesin Internal, tim maupun produsen sudah diberikan ijin untuk membuka penutup camshaft, namun harus dibawah pengawasan staff Kontrol Teknis untuk melakukan inspeksi visual tanpa harus mengubah part motor.

Regulasi Olahraga (MotoGP)

  1. Rain on Grid Procedure, saat hujan turun saat pembalap sudah berada di starting grid, maka tim boleh menggunakan motor yang sama saat itu juga dengan hanya mengganti ban (bukan motor kedua). Dengan demikian untuk jumlah putaran dalam satu perlombaan akan dikurangi 1 lap.
  2. Prosedur Quick Start, yang akan berguna ketika situasi balapan dalam kondisi terputus, misalnya saja seperti saat situasi start dalam keadaan delay (red flag atau hujan).
  3. Keselamatan Pit Lane, bagi para mekanik MotoGP wajib mengenakan perlengkapan perlindungan untuk kepala (helmet) ketika berada di pit lane. Dan mulai diperpanjang dari sesi Warm Up / pemanasan di Minggu pagi, dimana sering terjadi latihan pergantian motor (flag to flag).

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.