Ketika Diatas Motor, Marc Marquez Tidak Pernah Berpikir Soal Kematian

0

Ajang balap motor MotoGP merupakan kejuaraan balap motor paling bergengsi diantara kejuaraan balap motor lainnya. Tentu merupakan harga mati bagi para pembalap dunia untuk bisa mentas di kelas para raja tersebut. Bersaing dengan puluhan pembalap, tak ayal semua mimpi yang mereka pupuk dari kecil harus berhadapan dengan yang namanya keberuntungan. Belum lagi mereka harus bertaruh nyawa dalam adu balap tersebut.

Tentu masih ingat dipikiran kita bagaimana tidak beruntungnya nasib seorang pembalap Luis Salom. Pembalap Spanyol tersebut meninggal kala sedang menjalani sesi latihan bebas kedua di bulan Juni lalu. Luis tidak mampu mengendalikan laju motor di tikungan ke 12 yang mengakibatkan ia terjatuh bersama motornya dan meluncur bebas menabrak dinding pembatas. Meskipun telah dilakukan pertolongan medis namun nyawa dari mantan juara dunia kelas 125 tersebut tidak dapat tertolong.

Kejadian tersebut membuat rekan satu negara Luis yakni Marc Marquez merasa cukup terpukul. Juara dunia musim 2016 tersebut berbicara tentang berbahayanya MotoGP serta pandangannya tentang kematian.

“Kematian Luis sungguh membuat kami semua merasa terpukul dan kehilangan. Bukan hanya karena dia satu negara denganku, namun dia adalah seorang pembalap yang baik dan aku mengenal keluarganya.”

“MotoGP adalah salah satu olahraga yang berbahaya. Bukannya aku tidak pernah memikirkan hal seperti itu. Ketika aku telah naik keatas motor, aku tidak pernah memikirkan tentang kematian. Yang ada hanyalah mencoba mendorong motor 100%. Jika memang tiba waktunya maka bisa saja terjadi.” tutup Marquez dilansir dari speedweek.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.