Kesalahan Terbesar Rossi Di Sirkuit Assen, Belanda

0

Rider movistar yamaha, Valentino Rossi sebenarnya paling difavoritkan untuk menjadi pemenang dalam ajang GP Assen pada 26 Juni lalu. Namun “kesalahan fatal” membuatnya gagal mendapatkan poin dan mendekati pemuncak klasemen MotoGP sementara, Marc Marquez.

Rossi memulai start dari posisi yang cukup menguntungkan. Dia bahkan langsung menyalip Dovi diawal race dan memimpin jalannya balapan. Hingga race dihentikan pada lap ke-14 Rossi berada diurutan ketiga dan mampu survive.

Setelah balapan putaran kedua kembali dimulai, Rossi langsung membuat gebrakan dengan menyalip Petrucci dan Dovizoso yang berada di depannya. Motor kedua Rossi sangat kompetitif dan kuat bahkan setingan ban belakang yang lunak (soft tyre) menjadi pilihan yang tepat.

Tetapi disinilah kesalahan terbesar itu bermula. The Doctor terlalu berlebihan memaksakan motornya hingga menghasilkan kecepatan yang tidak sesuai dengan trek basah. Dan benar saja, saat memasuki tikungan ke-10 Rossi kehilangan keseimbangan.

Pembalap Italia tersebut akhirnya harus pasrah dengan status DNF nya dan gagal mendapatkan 25 poin yang harusnya bisa Ia klaim.¬†“Saya mencoba menekan untuk mengetahui levelku di putaran kedua tersebut.

Saat itu kami memulai dengan sebuah ban belakang lunak, yang menghasilkan daya cengkram yang sangat baik tapi sayangnya saya memasuki tikungan 10 terlalu cepat.

Akhirnya aksiden tersebut pun mustahil dihindari dan kami kembali kehilangan banyak poin”, ujar Rossi.

Di akhir race Marquez sukses mengoleksi 20 poin dan membuat jarak dengan Valentino semakin terpaut jauh. Dengan 145 poin yang diraihnya hingga saat ini Marquez unggul 42 poin dari Valentino Rossi.

Sebuah jarak yang sangat jauh dan membuat The Doctor harus berjuang ekstra keras untuk mampu mengejar poin tersebut bila ingin melengkapi gelar Juara Dunia MotoGP-nya menjadi 10.

About Author

Mahasiswa Akuntansi Universitas Al Azhar Indonesia.