Jorge Lorenzo Mulai Sadar Betapa Sulitnya Menjinakkan Desmosedici GP17

0

Jorge Lorenzo, mengaku kini menyadari betapa sulitnya beradaptasi bersama tunggangan milik tim Ducati Corse, Desmosedici GP17. Ucapan mantan rider Yamaha itupun keluar setelah melakoni debut mengecewakan pada balapan perdana di musim 2017.

“Jelas kami ingin mengawali musim dengan sebuah kemenangan, tapi setelah melihat bahwa proses adaptasi ternyata lebih sulit dari yang dibayangkan. Tidak ada yang mengatakan mudah untuk menang di seri pertama balapan ataupun meraih mahkota gelar juara dunia pada tahun pertama.” kata Lorenzo.

“Aku akan bersama tim Ducati selama dua tahun dan melihat bagaimana hasil kedepannya. Memang benar bahwa semenjak sesi latihan dan serangkaian tes lainnya, aku belum mampu tampil cepat diatas motor.” imbuhnya.

Melangkah ke balapan putaran kedua, pembalap berjuluk Por Fuera itupun merasa tertantang untuk meraih hasil bagus di sirkuit Argentina. Lintasan bernama Termas de Rio Hondo itu juga menjadi satu dari lima sirkuit yang belum pernah dimenangkan oleh Jorge Lorenzo selama berkarir.

“Pada awal sesi latihan pertama biasanya para pembalap akan lebih lambat karena faktor aspal yang sangat kotor, sekitar 3 hingga 4 detik. Potensi yang sebenarnya baru akan keluar pada sesi latihan kedua dan ketiga saat trek mulai bersih dan grip pada ban membaik.”

“Kita juga akan menunggu bagaimana prakiraan cuaca apakah akan turun hujan atau tidak. Karena jika lintasan kering maka anda dapat memaksimalkan kecepatan motor dan meraih hasil yang lebih baik dari race sebelumnya. Di musim lalu saya juga gagal meraih podium karena terjatuh, dan kali ini saya ingin menyelesaikan balapan.” tutup pemilik lima kali gelar juara dunia tersebut.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.