Johann Zarco Ceritakan Kembali Kenangan Pahitnya Kala Terjun ke MotoGP

0

Pembalap tim satelit Yamaha Tech3 yakni Johann Zarco mencoba kembali menceritakan kenangan pahitnya kala dirinya memutuskan untuk ikut berkompetisi dalam kejuaraan dunia MotoGP.

Mulai terjun ke kompetisi paling bawah yaitu kelas Moto3 pada musim 2009 dibawah naungan tim WTR San Marino Aprilia, penampilan Zarco masih biasa-biasa saja. Bibitnya sebagai rider berbakat Zarco sendiri baru dimulai ketika dirinya direkrut oleh tim Derbi pada musim 2011 dan berhasil mengamankan posisi runner-up dengan koleksi 262 angka.

Memutuskan untuk melaju di kelas Moto2 pada musim selanjutnya bersama tim Motobi, pembalap yang lahir pada tanggal 16 Juli 1990 tersebut sukses meraih gelar Rookie of The Year berkat pencapaiannya duduk di posisi ke-10 di akhir musim.

Tiga tahun lamanya menimba ilmu di ajang Moto2, Zarco akhirnya mampu membuktikannya lewat gelar juara dunia perdana di musim 2015. Bahkan ia mampu mempertahankan mahkota gelar pada tahun berikutnya hingga membuat tim Yamaha Tech3 memberikan tawaran naik ke kelas MotoGP.

Namun kendala biaya yang cukup besar untuk mentas di kelas Premier menghadang di depan Zarco. Beruntung perjuangannya bersama Managernya untuk mencari sponsor akhirnya membuahkan hasil hingga berlabuh di garasi Yamaha Tech3.

“Ya, itu adalah tahap yang sangat sulit. Manager yang juga merangkap sebagai mentor saya berusaha keras untuk mencari sponsor yang bersedia membayar banyak. MotoGP adalah olahraga yang sulit dan membutuhkan banyak uang agar bisa balapan disana. Pada akhirnya kami menemukan sponsor tersebut dan mencapai kesepakatan.” kenang Zarco dikutip dari Speedweek.

Petualangan Zarco sebagai rookie di musim ini pun belum selesai. Bersama keempat rookie lainnya, Zarco sukses bercokol di urutan ke-6 klasemen dengan raihan 84 poin. Masih ada 9 laga yang tentunya bisa menjadi kesempatan bagus bagi dirinya untuk menambah pundi-pundi angka.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.