Jadi Pembalap Tertua, Rossi Butuh Lebih Dari Sekedar Motivasi Hadapi Balapan

0

Pencapaian podium ketiga milik pembalap Yamaha Movistar, Valentino Rossi pada balapan pembuka kemarin nyatanya masih mampu memuaskan dahaga bagi para pendukung fanatiknya. The Doctor, julukan baginya, jarang tampil sebagai pembalap tercepat layaknya rekan satu timnya yakni Maverick Vinales.

Hal tersebut jelas membuat seluruh penggemarnya merasa ketar-ketir pasca sang idola hanya meraih posisi ke-6, 12, dan 6 pada tes pramusim yang telah di gelar. Belum lagi diperparah dengan dibatalkannya sesi kualifikasi yang semakin memperburuk penampilan pemilik 9 kali gelar juara dunia tersebut. Namun Rossi tetaplah Rossi, dengan sisa-sisa kemampuannya masih mampu menyihir mata penikmat balap.

Memulai start dari urutan ke-10, Rossi tampil dengan tidak mengecewakan setelah perlahan catatan waktunya mampu meningkat. Setingan bagian depan motor yang berhasil diwujudkan oleh para mekanik Yamaha berhasil membantu Rossi merangsek ke bagian depan.

“Kami telah menemukan solusi yang cocok untuk meningkatkan feeling pada bagian depan motor. Kalau boleh jujur, catatan waktu saya disaat FP2 sangatlah buruk dan ditambah dengan masalah-masalah lain bila dibandingkan dengan Maverick yang tampil kuat bahkan sejak pertama kali duduk di YZR-M1.” kata Rossi seperti dilaporkan oleh speedweek.

Pembalap kelahiran Urbino 16 Februari 1979 itupun berharap kedepannya bersama tim kepercayaannya mampu tampil lebih baik dan tanpa terkendala apapun, meski harus diakui setiap laga selalu menjadi cerita yang berbeda bagi para pembalap MotoGP.

“Saya berharap kita bisa bekerja lebih baik bila dibandingkan sekarang dan memiliki sedikit masalah. Setiap latihan bebas dan perlombaan akan berbeda ceritanya, dan saya sudah menjadi pembalap tertua. Saya butuh lebih dari sekedar tekanan ataupun motivasi pada setiap perlombaan.” papar mantan pembalap Ducati tersebut.

About Author

Selain di menulis GoMotogp.id juga bekerja disalah satu perusahaan swasta.