Ini Alasan Maverick Vinales Tidak Ngotot Kejar Dovizioso di Lintasan Mugello, Italia

0

Meski gagal meraih kemenangan pada balapan kemarin, namun Maverick Vinales merasa cukup puas dengan penampilannya hingga masih memimpin klasemen MotoGP 2017.

Pembalap tim Yamaha Movistar tersebut menjelaskan bahwa untuk menjadi juara dunia maka seorang pembalap harus bisa bermain secara cerdas. Itulah mengapa dirinya tidak terlalu ngotot mengejar Andrea Dovizioso yang berada di depannya dan lebih menerima finish di urutan kedua.

“Saat ini kita masih memiliki banyak balapan dan juga lawan yang semakin tangguh seperti Valentino, Marc, Dani, serta Dovi yang baru saja menang. Kami harus benar-benar cerdas kapan saat yang tepat untuk menang dan kapan saat untuk tidak membuat kesalahan.” ujar Maverick Vinales mengutip dari Crash.

Selain itu, Mantan rider Suzuki tersebut juga merasa cidera yang ia alami kala terjatuh di sesi FP2 pada hari Jumat membuatnya tidak bisa bergerak secara maksimal.

“Saya sudah sangat senang finish kedua karena balapan berjalan begitu sulit, terutama setelah kecelakaan yang saya alami di hari Jumat. Meski tidak terlalu keras jatuhnya namun sedikit ngilu di lengan saya. Dan saat saya kembali ke pit, rasanya seperti tulang saya keluar dari kulit.” serunya.

Rasa percaya diri lebih jelas terpancar dari diri Vinales yang sudah mulai mengarahkan pandangan ke balapan selanjutnya di Catalunya, Spanyol. Apalagi kini ia semakin kokoh di puncak klasemen sementara musim ini dengan mengemas 105 poin.

“Montmelo selalu menjadi trek yang bagus bagi gaya balap saya dan mari berharap motor Yamaha berada pada momen yang baik juga. Hasil Mugello memberi kami motivasi serta keinginan untuk menang lagi di depan para penggemar.” tukas rider bernomor 25 tersebut.

About Author

Selain di menulis Gomotogp.id juga bekerja disalah satu perusahaan swasta.