Dua Rider Movistar Yamaha Kembali Terlibat Perang Pendapat

0

Dua ikon movistar yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo kembali terlibat aksi perang pendapat usai melakoni MotoGP San Marino di sirkuit Misano, Italia. Pasalnya, Lorenzo tak terima dengan aksi overtaking Rossi yang menurutnya terlalu agresif.

Pada lap ke-2 di tikungan 14 Valentino Rossi berhasil mengovertake Lorenzo dan terus memimpin jalannya balapan. Secara sepintas memang tidak ada yang salah. Namun Lorenzo tetap berpendapat bahwa itu adalah aksi yang kelewatan.

Menurut rider Spanyol tersebut, overtake pada tikungan 14 dengan gaya Valentino Rossi bisa membahayakan rider lain. “Rossi lebih baik dari saya kali ini, cepat atau lambat dia akan melawati saya. Namun secara pribadi saya ingin menegaskan bahwa dia terlalu agresif ditikungan tersebut”, ungkap Lorenzo.

“Kita bisa sama-sama terjatuh jika saat itu saya gagal mempertahankan keseimbangan. Dia mungkin tidak, tapi saya pasti jatuh, dan itu akan sangat merugikan”, tambah Lorenzo.

Dalam konfrensi pers yang digelar, Rossi pun menimpali sambil sedikit tertawa. Menurutnya Lorenzo tak perlu mempermasalahkan hal itu. Ketika berada dilintasan setiap rider pasti akan melakukan overtaking begitu ada kesempatan.

“Bagaimanapun juga saya tetap tidak setuju. Itu hanyalah overtake yang wajar. Marquez melakukan hal yang hampir serupa kepada saya ketika di Silverstone dan saya tak mempermasalahkannya. Lorenzo terlalu berlebihan”, tutup Rossi.

Usai balapan seri ke-13 yang digelar di sirkuit Misano tersebut, Valentino Rossi masih unggul atas rekan setimnya Jorge Lorenzo. Sementara Marc Marquez tetap kokoh di puncak klasemen dengan 223 poin.

About Author

Mahasiswa Akuntansi Universitas Al Azhar Indonesia.