Dominasi Pembalap Spanyol di MotoGP Mulai Terkikis

0

Beberapa tahun yang lalu para pembalap Italia tidak berkutik saat menghadapi dominasi dari pembalap Spanyol. Sebut saja Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, Andrea Iannone tidak mampu meredam kedigdayaan pembalap dari negeri Matador seperti Jorge Lorenzo yang meraih gelar juara dunia di tahun 2010, 2012, 2015 dan Marc Marquez pada tahun 2013, 2014 serta 2016.

Namun di musim 2016 ini kejayaan para pembalap Spanyol mulai sedikit bisa digoyahkan oleh pembalap Italia. Walaupun Marc Marquez berhasil mengukuhkan gelar juara dunia musim ini, ia bersama dengan Jorge Lorenzo tidak bisa lagi memborong podium seperti tahun–tahun sebelumnya karena ada 9 nama pemenang berbeda yang muncul. Hal tersebut menjadi tanda bahwa Spanyol tidak lagi bisa tenang dalam menghadapi persaingan di musim depan.

Tahun 2015 menjadi awal dari mulai runtuhnya dominasi pembalap Spanyol di podium dari berbagai kelas. Jorge Lorenzo berhasil merajai kelas MotoGP, namun di kelas Moto2 ada Johan Zarco yang notabene adalah pembalap Perancis, serta Dany Kent pembalap berkebangsaan Inggris.

Berlanjut untuk musim ini pembalap Honda Marc Marquez berhasil keluar sebagai juara dunia MotoGP, di kelas Moto2 Johann Zarco berhasil menjadi juara kembali, dan di kelas Moto3 ada Brad Binder pembalap asal Afrika.

Tidak ada lagi tiga nama pembalap berdarah Spanyol yang menjadi pemenang. Masuknya tim VR46 Academy juga turut ‘membantu’ terkikisnya kejayaan pembalap Spanyol dalam ajang grandprix tersebut.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.