Cerita Valentino Rossi Tentang Gelar Kesepuluh Yang Tertunda, Mantan Kekasih, serta Balap F1

0

Menjelang bergulirnya balapan MotoGP 2017 nanti, pembalap Movistar Yamaha yakni Valentino Rossi kini tengah disibukkan dengan melakukan beberapa persiapan terkait update terbaru pada kuda besinya. Di sela-sela kesibukannya, pembalap yang sukses dengan tujuh kali gelar juara  tersebut juga bersedia untuk menceritakan beberapa hal menarik.

Selain merindukan gelar kesepuluh yang gagal ia dapatkan, mantan pembalap Ducati tersebut juga berbicara tentang mantan kekasihnya yakni Linda Morseli dan rumor tentang dirinya hijrah ke balap F1.

Musim 2015 menjadi titik balik dari Valentino Rossi setelah dua musim lamanya hengkang ke Ducati dan memilih kembali kedalam pangkuan Yamaha. Setibanya di penghujung kompetisi, ia kandas meraih tropi kesepuluhnya setelah gagal mengejar Lorenzo. Rossi hanya mampu finish keempat setelah start dari posisi terakhir.

Kembali ke musim 2016 lalu, lagi–lagi pemuda Tavulia tersebut finish di posisi runner-up untuk kedua kalinya. Terpaut 49 point menjadi tamparan keras untuk dirinya setelah pembalap Repsol Honda Marc Marquez berhasil meraih gelar juara dunia ketiganya.

“Bagiku ini sangat memalukan setelah kembali gagal meraih juara dunia. Aku meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada para fans yang telah mendukungku.” Ucap Rossi dilansir dari speedweek

Valentino Rossi juga memberikan sedikit keterangan perihal kisah cintanya yang telah kandas.

“Sudah satu tahun sejak Linda dan aku berpisah. Cerita empat tahun yang telah kami rangkai telah usai ditambah kegagalanku meraih juara dunia. Sekarang ia melakukan lompatan yang besar ke pangkuan Alonso.” candanya.

Rumor mengenai pengganti Nico Rosberg dikubu Mercedez juga santer terdengar. Valentino Rossi disebut-sebut cocok sebagai pengganti juara dunia F1 musim 2016 tersebut. Namun sekali lagi Rossi membantahnya. Ia masih memiliki gairah pada balapan roda dua khususnya gelar kesepuluh dan tidak ingin mengikuti jejak dari legenda balap John Surtees yang berhasil menjadi jawara di roda dua dan roda empat.

“Tawaran selalu datang kepadaku namun aku tidak ingin mengecewakan Yamaha. Saat aku kembali ke tim ini, sangat sulit bagiku untuk meyakinkan mereka karena keputusanku memilih Ducati. Mengakhiri karir MotoGP bersama Yamaha adalah suatu hal yang membanggakan.” tutup Rossi.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.