Cerita Simone Corsi Mengenai Persaingan di Kelas Moto2

0

Tidak hanya kelas MotoGP saja yang patut dinantikan oleh para penikmat balap. Masih ada kelas Moto2 yang dalam hal persaingan bisa dibilang lebih ‘dekat’ apabila dibandingkan dengan kelas MotoGP. Level produsen motor yang sejajar, serta jumlah pembalap yang ikut berpartisipasi dalam balapan menjadikan ajang balap kelas tersebut sebagai tontonan yang seru dan alternative pengobat para penonton ketika kelas para raja menyuguhkan balapan yang monoton.

Salah satu pembalap Moto2 yakni Simone Corsi menceritakan bagaimana kerasnya persaingan balap di kelas tersebut, kelas yang diperuntukkan bagi pembalap muda sebelum bertarung di tahap yang lebih sulit. Menurut pembalap kelahiran Roma 24 April 1987, para pembalap Moto2 harus memiliki tingkat konsentrasi serta konsistensi yang tinggi agar mampu bersaing di barisan depan.

“Dengan mesin yang sama, para pembalap tersebut (Moto2) dipaksa untuk tetap konsisten sepanjang race. Setup dasar pada sepeda motor juga harus kuat dan pembalap harus mampu beradaptasi dalam hal apapun.”

“Gaya balap anda juga harus berbeda di setiap tahunnya demi bisa bersaing dengan yang lainnya. Badan anda harus sedikit lebih keluar dan menggantung.” papar Simone kepada Gpone

Tahun depan di musim 2017, Simon akan bergabung bersama tim Speed Up dan bertandem dengan Axel Bassani yang datang dari kelas Supersport. Bersama, mereka menargetkan mampu finish di lima besar klasemen.

“Beberapa nama telah naik ke kelas MotoGP namun persaingan di Moto2 masih tetap berlanjut. Luthi, Baldasari serta Morbidelli jelas akan memimpin barisan depan. Aku ingin bergabung bersama mereka dan mencoba mengambil kemenangan.” jelas pembalap bertinggi 178cm tersebut.

About Author

Tertarik dan menekuni dunia web sejak 6 tahun lalu, selain menulis ia bertanggung jawab penuh dengan teknis website Gomotogp.id.