Cal Crutchlow Kritik Keputusan Tim Yamaha Perihal Rider Pengganti Rossi di GP Aragon

0

Beberapa hari yang lalu pihak Yamaha MotoGP telah menunjuk salah satu pembalapnya yakni Michael Van der Mark untuk menggantikan peran Valentino Rossi di balap Grand Prix Aragon pada tanggal 21 hingga 24 September mendatang.

Namun keputusan tersebut rupanya menimbulkan kritikan pedas dari pembalap semata wayang tim LCR Honda, Cal Crutchlow. Lantas seperti apa kritikan yang dilayangkan oleh pembalap asal Inggris tersebut ?

Seperti dilansir dari EuroSport, Cal Crutchlow sendiri mengaku heran dengan sikap yang diambil oleh pabrikan Yamaha terkait pengganti Rossi di Aragon. Menurutnya penampilan Van der Marck di atas motor Yamaha masih kalah cepat bila dibandingkan dengan dua rider pengganti lainnya yakni Alex Lowes dan Katsuyuki Nakasuga.

“Saya tidak mengerti mengapa mereka (Yamaha) tidak memilih Lowes untuk menggantikan Valentino Rossi. Lowes lebih berpengalaman karena sudah pernah mengendarai YZR-M1. Dan mereka masih memiliki Nakasuga yang juga berkendara dengan YZR-M1 setiap waktu seperti musim lalu meski ia tidak ikut dalam lomba.” Kata Crutchlow.

Yamaha sejatinya memiliki empat kandidat sebagai pengganti Valentino Rossi pada race selanjutnya yaitu Alex Lowes, Katsuyuki Nakasuga, Kohta Nozane dan Michael Van der Mark. Seperti yang kita ketahui bersama, Alex Lowes pernah menggantikan Bradley Smith di musim 2013 silam. Sementara Nakasuga merupakan tes rider tim garpu tala semenjak tahun 2011 dan pernah menjadi pengganti Ben Spies di seri Valencia 2012.

“Itu bukan berarti saya membenci dia (Van der Mark). Namun sudah ada dua pilihan yang lebih bagus yaitu Nakasuga dan Alex di Yamaha. Pada balapan Suzuka 8 jam saja ia masih kalah cepat bila dibandingkan dengan Alex.” tuturnya.

Van der Mark sendiri mengaku tidak ingin pusing dengan pernyataan tersebut. Menurutnya ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan dalam karir balapnya. Terlebih pembalap yang bakal ia gantikan merupakan peraih 7 kali title juara dunia MotoGP. Tentu hal tersebut menjadi sebuah peluang yang tidak bisa ia tolak begitu saja.

“Tentu ini akan menjadi sebuah pengalaman yang luar biasa. Sebuah kehormatan karena Yamaha meminta saya untuk menggantikan Valentino. Anda akan mengendarai motor MotoGP dengan tim-tim terbaik di dalamnya. Akan menjadi akhir pekan yang sulit dan saya perlu belajar sedikit dengan motor tersebut.” ucap rider WSBK tersebut.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.