Bertempat di Qatar, Komisi Grand Prix Umumkan Tiga Aturan Regulasi Baru 2017

0

Dalam pertemuan di sirkuit Losail Qatar pada tanggal 25 Maret 2017 yang lalu, pihak Komisi Grand Prix telah mengumumkan sejumlah update atau perubahan yang menyangkut regulasi terbaru untuk semua kelas mulai dari MotoGP, Moto2 dan Moto3. Hal-hal tersebut menyangkut soal regulasi teknis, olahraga, dan kedisiplinan.

Berikut regulasi yang berubah pada Grand Prix 2017

  1. Regulasi Teknis, berkaitan dengan material motor kelas Moto2 dan Moto3. Nantinya pelarangan penggunaan bahan titanium pada sasis akan kembali diperpanjang. Juga termasuk untuk swing arm, suspensi, swing arm spindle, dan roda spindle. Khusus untuk roda spindle tidak boleh dibuat dari logam ringan.
  2. Regulasi Olahraga, ada wacana untuk anggota tim mekanik yang berada di luar garasi seperti saat flag to flag maupun Q1 dan Q2 dibatasi hanya empat orang saja. Namun setelah para perwakilan tim melakukan diskusi, kedepannya akan ada enam anggota kru ketika Q1 dan Q2 serta empat kru ketika flag to flag. Masing-masing kru diharuskan mengenakan pelindung kepala.
  3. Regulasi Kedisiplinan, ditarik serta dihapusnya sistem point penalti, dan para pembalap harus lebih menghormati keputusan yang telah diberikan oleh FIM Stewards MotoGP. Dalam hal ini keputusan dari dewan FIM Stewards MotoGP adalah final dan tidak dapat diganggu gugat maupun banding.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh sederet petinggi-petinggi di ajang balap yakni Carmelo Ezpelata (CEO Dorna Sports), Paul Duparc (FIM), Herve Poncharal (IRTA), Takanao Tsubouchi (MSMA), Carloz Ezpelata (Dorna), Mike Trimby (IRTA dan juga sekretaris pertemuan), Vito Ippolito (Presiden FIM), Steve Aeschlimann (FIM), serta Corrado Cecchinelli (Direktur Teknologi).

Untuk data lengkapnya bisa Anda baca dihttp://www.fim-live.com/en/sport/regulations-and-documents/grand-prix/

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.