Benarkah Rossi Kesulitan Mengejar Poin Marquez?

0

Dalam sebuah wawancara yang dilansir dari autosport Valentino Rossi mengakui bahwa sangat sulit memperkecil jarak poin dengan Marc Marquez. Dalam tiga race terakhir Rossi hanya mampu memangkas poin sedikit demi sedikit, dan kini Marquez masih unggul 50 poin usai balapan yang di gelar di Silverstone, Inggris.

Titel juara dunia pun semakin berat bagi The Doctor dan sebaliknya semakin mengerucut pada Marc Marquez. Kita tahu bahwa Rossi sedang mengejar gelar juara dunia kesepuluh sejak 2010. Akankah di sisa paruh musim kedua ini Rossi hanya akan membiarkan impiannya menguap begitu saja?

Dalam banyak kasus, setiap ungkapan dan pernyataan Valentino Rossi memang sangat multitafsir. Disatu sisi Ia mengaku kesulitan disisi lain hal itulah yang membuat rivalnya kepedean dan seringkali melakukan kesalahan.

The Doctor bukan hanya seorang pembalap. Ia memiliki segudang pengalaman baik di dalam mapun di luar lintasan termasuk permainan psikologis yang menjadi ciri khasnya.

Jadi, bisa dikatakan bahwa statement Valentino Rossi terkait kesulitannya dalam mengejar Marc Marquez itu benar. Tetapi sangat keliru jika sang rival menganggapnya sebagai kebenaran yang mutlak.

Pasalnya The Doctor akan benar-benar memaksimalkan performanya di enam seri yang tersisa. Dalam menyambut home race Misano di akhir pekan ini misalnya, The Doctor memberikan intruksi sekaligus ultimatum agar yamaha segera melakukan pembenahan.

Usai kalah bersaing dengan Suzuki dan Honda di Silverstone, Rossi merasa bahwa performa YZR-M1 mengalami penurunan. Pembenahan dan pengembangan terdekat diharapkanya terjadi di seri Misano pada 11 September nanti.

Bagaimanpun hasil akhir dari pertarungan musim ini, baik Rossi mapun Marquez adalah juara dunia dan mereka bekerja keras untuk kembali meraih gelar tersebut. Persaingan mereka akan menjadi hiburan, tontonan, bacaan, maupun inspirasi. Dan itulah esensi MotoGP.

About Author

Mahasiswa Akuntansi Universitas Al Azhar Indonesia.