News

Belajar Dari Balapan Argentina, Komisi Grand Prix Ubah Aturan Perihal Grid Start

Belajar Dari Balapan Argentina, Komisi Grand Prix Ubah Aturan Perihal Grid Start

Komisi Grand Prix akhirnya menetapkan aturan baru perihal aturan prosedur grid untuk musim 2018. Aturan tersebut dibuat usai melihat gelaran balapan MotoGP Argentina beberapa waktu yang lalu dimana banyak pembalap telat melakukan pergantian ban secara massal.

Sejatinya, pembalap yang mengubah strategi tersebut diganjar start dari posisi pit lane. Akan tetapi melihat banyaknya pembalap dan sempitnya ruang pit lane, maka pihak Race Direction terpaksa memutuskan untuk para rider tetap memulai balapan dari grid start namun dengan catatan mundur 5 baris.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna Sports), Paul Duparc (FIM), Herve Poncharal (IRTA), Takanao Tsubouchi (MSMA), Carlos Ezpeleta (Dorna), Mike Trimby (IRTA), serta Corrado Cecchinelli (Direktur Teknologi) yang memuat keputusan mengenai :

1. Sebelum sesi Warm Up

  • Jika pembalap melakukan pergantian ban / motor dan tidak memasuki grid start atau meninggalkan grid untuk menuju pit lane namun pit lane sudah dinyatakan tutup, maka pembalap akan memulai warm up dari pit lane. Kemudian memulai lomba dari hasil kualifikasi sebelumnya dengan catatan melakukan Ride Through Penalty saat balapan berlangsung. Sebagai informasi, Pit lane sendiri dinyatakan Open 5 menit sejak pertama kali para pembalap melakukan sighting lap ( 1 putaran sebelum lomba dimulai).
  • Jika pembalap melakukan perbaikan teknis / pergantian motor tanpa berganti ban dan pit lane sudah dinyatakan tutup, maka pembalap tersebut memulai warm up dari pit lane, balapan dari grid belakang, tanpa melakukan Ride Through Penalty saat race berlangsung.

2. Setelah Warm UP

  • Jika pembalap masuk ke pit lane seusai warm up lap dan berganti ban, maka pembalap tersebut wajib start dari pit lane dan melakukan Ride Through Penalty.
  • Jika pembalap memasuki pit lane seusai warm up tanpa melakukan pergantian ban maka pembalap akan start dari pit lane tanpa Ride Through Penalty.

3. Start Massal

  • Mengacu pada kacamata safety balapan, tidak aman bila lebih dari 10 pembalap melakukan start yang sama dari zona pit lane. Seandainya terjadi, maka balapan akan berubah status menjadi Red Flag dan prosedur selanjutnya yakni Quick Start wajib dilakukan.
  • Namun jika kurang dari 10 pembalap, maka para rider wajib berbaris hanya saja dilarang untuk saling melakukan overtake.

About the author

Ponang Pramukta

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.