Babak Baru Suzuki Bersama Andrea Iannone Dan Alex Rins Di Musim Depan

0

Hengkangnya seorang Maverick Vinales ke pabrikan Yamaha diakui oleh Davide Brivio merupakan suatu kerugian tersendiri bagi tim Suzuki. Pasalnya tim yang memulai debut pada musim 2015 lalu kini mulai menunjukkan tanda–tanda kebangkitannya pasca kemenangan yang diraih oleh Vinales di race MotoGP Silverstone.

Setelah meraih 3 kali podium serta 1 kemenangan selama musim 2016 Suzuki telah dianggap selevel dengan pabrikan Yamaha, Honda, dan Ducati. Hak istimewa yang sebelumnya mereka terima terpaksa harus dicabut untuk musim depan.

Perlu kita sejenak mengetahui bahwa hak istimewa yang diterima oleh suatu pabrikan adalah dengan diperbolehkannya melakukan pergantian mesin sebanyak 9 kali (aturannya 7 kali) serta bebas melakukan pengembangan mesin selama bergulirnya kompetisi.

“Kami mengalami kesulitan saat pertama kali kembali ke MotoGP. Namun perlahan tepatnya di tahun kedua kami mampu menunjukkan progres yang positif untuk bersaing dengan kompetitor. “ ucap Brivio

“Bersama Vinales dan Aleix kami mampu bersaing di barisan depan dan beberapa podium. Pada awal musim kami hanya menargetkan masuk 6 besar namun bersama Vinales kami mampu berakhir di 4 besar. Pada akhirnya ada satu tempat kosong di Yamaha dan saya mengerti keputusannya meninggalkan tim.” imbuhnya.

“Apapun yang terjadi kami telah siap. Kami akan mulai me-restart segalanya bersama Andrea Iannone dan Alex Rins di musim depan. Kami percaya Iannone mampu menjalankan tugasnya karena dia adalah salah satu pembalap yang mampu bertarung di barisan depan dan mendapatkan kemenangan. “

“Sedangkan untuk Rins dia adalah pembalap muda yang berbakat, ia akan belajar banyak di kelas MotoGP dan tumbuh menjadi penerus Vinales di Suzuki.” tutupnya.

About Author

Selain saat ini aktif menulis di Gomotogp.id, juga menyalurkan hobi menulis melalui personal blog.