Andrea Iannone Tutup Karir Bersama Ducati dengan Akhir yang Memuaskan

0

Podium tiga yang direbut Andrea Iannone dalam seri puncak MotoGP 2016 sangatlah berarti. Terlepas dari segala kesulitan yang dialaminya, The Maniac mampu tampil dengan performa luar biasa.

Meski mengawali balapan dari posisi tujuh, Iannone sanggup melakukan jump start dan mengunci barisan kedua saat race dimulai. Di atas lintasan Ricardo Tormo-Valencia, motor Desmosedici GP16 milik the maniac joe tampil kompetitif.

Perjuangan meraih podium pun tak lepas dari pertarungan sengit melawan rekan satu negaranya, Valentino Rossi. Andrea Iannone dan Rossi terlibat duel dan overtaking klasik dan saling mengunci posisi.

Enam lap sebelum balapan usai, Iannone berhasil menciptakan jarak yang tak bisa dikejar lagi oleh the doctor. Rider Ducati tersebut mencapai garis finish dengan merebut podium tiga sebagai hadiah terakhir sebelum hijrah ke suzuki.

Selama satu musim ini The Maniac Joe telah mempersembahkan empat podium untuk Ducati. Satu kemenangan di Austria dan tiga kali merebut podium tiga (Amerika, Italia, dan Valencia).

Andrea Iannone : “Sangat senang bisa merampungkan balapan dengan akhir seperti ini. Awalnya saya mengira sangat mustahil untuk mendapatkan hasil yang baik. Namun saat berhasil mencuri start dan merasa pas dengan setingan motor, saya pikir inilah saat yang tepat untuk berjuang 100%. Terima kasih untuk tim, dan terima kasih untuk Ducati atas dua musim yang sangat berarti.”

About Author

Mahasiswa Akuntansi Universitas Al Azhar Indonesia.